Testimoni FertiliTea

Pada awal tahun 2010 saya pernah dinyatakan hamil namun tidak berhasil dikarenakan janin tidak berkembang. Saya merasa hormon saya kacau dan mens tidak teratur, malah terkadang tidak mens sama sekali yg terkadang saya pikir hamil ternyata tidak.Di tahun 2011, saya pernah diberi obat kesuburan oleh dokter.

Tetapi setelah browsing saya dapat info bahwa obat-obatan ini bisa memancing kanker jika digunakan secara berlebihan. Tanpa konsultasi lagi, Saya langsung hentikan penggunaannya dan mulai browsing lagi. Dari banyak website di amerika ada link untuk produk kesuburan ini, saya telusuri terus hingga akhirnya ada di Indonesia.

Setelah saya review, saya memilih fertilitea yang saya rasa pas dengan kebutuhan dengan kondisi hormon saya. Tepat sebulan pemakaian, siklus mens saya kembali teratur.Karena kesibukan saya tidak menyadari kalau sudah lewat 1,5 bulan tidak mens. Akhir desember saya test, muncullah garis tegas yang selama ini dinanti, alhamdulilah. Kejutan lainnya di minggu ke 20 baru diketahui janin kembar.Saat ini keluarga besar tengah menanti kehadiran si kembar. Saya sangat berharap asi bisa cukup untuk mereka. Kali ini saya membutuhkan nursing time tea untuk melewati masa asi.

Wulan HS

Saya menggunakan produk ini hampir 2 tahun yang lalu agar dapat hamil. Fertilitea bekerja pada bulan pertama. Sekarang saya menyusui menggunakan Nursing Time Tea. Saya tidak mens sejak 9 bulan pertama kelahiran bayi saya. Saya mengorder lagi fertilitea supaya dapat mens kembali. Sekali lagi, saya mulai mens di bulan pertama saya meminum ini setiap hari. Saya juga merekomendasikan teh ini kepada teman yang punya masalah karena tidak pernah mens. Teh ini juga bekerja padanya, dia mulai mendapat mens kembali.

Amber
Yucca Valley