Home » Blog » Daftar Vitamin Penting Untuk Kesuburan Pria

Daftar Vitamin Penting Untuk Kesuburan Pria

Friday, December 21st 2012. Posted in Blog

ObatCepatHamil.com – Sperma yang sehat merupakan salahsatu kunci terjadinya kehamilan. Bahkan jika sel telur yang matang telah tersedia, pembuahan tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya sperma yang sehat yang bergerak melalui leher rahim.

Sel sperma membutuhkan media yang kaya nutrisi agar mereka dapat bertahan hidup, bergerak, dan tetap aktif. Sementara untuk meningkatkan jumlah sperma untuk tetap aktif tersebut, butuh nutrisi penting yang diperolehnya dari asupan makanan sehari-hari.

Selain air mani, hormon testosteron pria juga memegang peranan penting terhadap kesuburan. Hormon testosteron ini bertindak sebagai pemicu produksi sperma serta mengatur fungsi hormon lain dalam tubuh. Perlu juga anda ketahui, bahwa pembentukan sperma membutuhkan waktu hampir tiga bulan, atau setidaknya memakan waktu sebelum menuai manfaat dari program suplemen nutrisi.

Salah satu masalah infertilitas pada pria kebanyakan disebabkan karena jumlah sperma yang rendah. Sekitar setengah dari masalah ketidaksuburan (infertilitas) yang dihadapi oleh pasangan suami istri disebabkan oleh infertilitas pada pria. Contoh paling umum ketidaksuburan pria adalah rendahnya jumlah sperma.

WHO sebagai organisai kesehatan dunia mendefenisikan sperma normal dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Konsentrasi spermatozoa harus minimal 20 juta/ml.
  • Total volume air mani harus setidaknya 2 ml.
  • Jumlah total spermatozoa pada ejakulasi harus minimal 40 juta.
  • Setidaknya 75 persen dari spermatozoa harus hidup (itu adalah normal untuk sampai 25 persen sudah mati).
  • Setidaknya 30 persen dari spermatozoa harus bentuk normal dan bentuk.
  • Setidaknya 25 persen dari spermatozoa harus berenang dengan gerakan maju yang cepat.
  • Setidaknya 50 persen dari spermatozoa harus berenang ke depan.

Jumlah di atas merupakan rata-rata, memiliki jumlah sperma di bawah angka-angka tersebut  tidak menjamin bahwa seseorang tidak bisa menjadi ayah. Begitupun sebaliknya, memiliki sperma lebih dari angka-angka di atas tidak menjamin bahwa seseorang pasti mudah mempunyai keturunan. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab rendahnya jumlah sperma, termasuk stres, kurangnya asupan gizi, penyebab genetik, obesitas, varicoceles, infeksi, merokok, serta penggunaan antibiotik yang keras atau obat terlarang.

Berikut ini beberapa faktor dan hal-hal yang dapat memantu meningkatkan jumlah sperma anda:

  1. Olahraga secara teratur – berolahraga membantu mengurangi sres, namun anda tetap harus berhati-hati. Olahraga yang terlalu keras dan berlebihan juga dapat berdampak negatif terhadap kesuburan. Seperti latihan tertentu yang berhubungan langsung pada daerah testis. Semisal bersepeda dengan jok yang kurang baik.
  2. Ejakulasi terlalu sering – semakin sering seorang pria berejakulasi, maka air mani akan encer / kurang kental konsentrasingya. Sebaiknya berhubunganlah setiap 3 hari.
  3. Menahan diri dari merokok dan minum minuma beralkohol.
  4. Pijat tubuh dengan minyak herbal yang dapat memperbaiki sirkulasi darah.
  5. Hindari pakaian / celana yang terlalu ketat, sauna,  atau aktifitas apapun dapat meningkatkan suhu testis.
  6. Gunakan suplemen alami dan vitamin yang dapat meningkatkan jumlah sperma.
  7. Konsumsi makanan yang berprotein tinggi, diet rendah lemak, kaya sayuran dan biji-bijian. Hindari makanan pahit dan pedas.

Vitamin-vitamin yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma yang rendah. Diantaranya yang terbaik dan mengandung antioksidan adalah:

Vitamin C

Vitamin C

Vitamin C memiliki manfaat dalam melindungi sperma dari reaksi oksidatif dari radikal bebas. Serangan-serangan ini dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dalam sperma. Vitamin C juga bermanfaat  dalam mencegah sperma untuk saling menempel, sehingga motilitas sperma bisa meningkat untuk kesempatan lebih besar ketika membuahi sel telur.

Asupan Vitamin C yang memadai juga lebih dapat meningkatkan motilitas sperma sebanyak 30% serta mengurangi jumlah sel sperma yang tidak normal (cacat).

Vitamin E

Vitamin E

Vitamin E juga merupakan vitamin kesuburan, berfungsi memperbaiki fungsi kelenjar endokrin (untuk mengatur kesehatan secara keseluruhan bagi tubuh kita). Sangat baik untuk pria maupun wanita, vitamin ini baik untuk kesuburan dan juga membuat anda awet muda.

Vitamin B Complex

Vitamin B Complex

Sistem saraf manusia membutuhkan vitamin B dalam rangka mempertahankan kondisi tubuh untuk tetap sehat. Vitamin B juga dibutuhkan oleh sperma kita. Kekurangan Vitamin B12 cenderung menghasilkan jumlah sperma yang lebih rendah dan lebih lambat pergerakannya.

 

 

Selenium

Selenium

Selenium sangat penting dalam memproduksi sperma dan testosteron. Hampir setengah dari selenium dalam tubuh kita disimpan dalam testis dan saluran mani.

Jika tingkat selenium tidak mencukupi, maka sperma yang dihasilkan cenderung memiliki motilitas kurang karena ekor yang tidak terbentuk dengan baik. Sehingga menyebabkan sperma kurang aktif dan tidak mampu berenang dengan cepat.

Zinc

Zinc

Zinc berperan dalam berbagai aspek dalam reproduksi pria. Khususnya bagi air mani, sperma dan testosteron. Zinc dibutuhkan bagi pembentukan sperma, motilitas sperma dan metabolisme hormon. Pria yang kurang subur biasanya memiliki Zinc dengan tingkat yang lebih rendah dari normal. Tingkat testosteron mereka juga lebih rendah. Asupan Zinc yang mencukupi dapat meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma itu sendiri. Tentu saja, hal ini penting bagi kesehatan organ reproduksi dan kelenjar prostat.

Folat (Folic Acid)

Folid Acid

Folid Acid (Asam folat)  merupakan nutrisi penting dalam pembentukan DNA dan penciptaan sperma. Menurut jurnal Fertility and Sterility, pria dengan masalah kesuburan dapat memiliki kenaikan sebanyak 74% dari jumlah sperma normal setelah tes selama 26 minggu mengonsumsi asam folat dan zinc. Asam folat harus ditingkatkan bersama dengan seng (zinc), karena asupan salah satunya saja tidak memiliki peningkatan yang signifikan untuk produksi sperma. Folid Acid dan Zinc saling berkerja sama untuk membangun sperma dengan baik.

L-Carnitine

Motilitas sperma ditentukan oleh tingkat Carnitine dalam air mani dan sperma. Mereka memiliki hubungan secara langsung. Sperma mendapatkan motilitas dalam lingkungan dengan Carnitine yang memadai. Sebaliknya, secara keseluruhan kualitas sperma buruk jika tidak cukupnya asupan Carnitine.

Semua vitamin yang penting untuk kesuburan di atas bisa diperoleh didalam FertilAid for Men (baca lebih detail tentang FertilAid for Men di sini) yang diformulasikan oleh pakar kesuburan dengan tujuan membantu  para pria untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma mereka agar berhasil membuahi sel telur.

Ada beberapa langkah yang dapat diambil bagi seorang pria yang memiliki jumlah sperma rendah dan mencoba untuk meningkatkan jumlah sperma, berikut ini diantaranya:

  1.  Makan makanan yang bukan makanan olahan/makanan beku. Makanan yang terbaik untuk kesehatan pada umumnya adalah makanan yang segar, dan makanan untuk masalah jumlah sperma adalah biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  2. Hindari alkohol. Selain pertimbangan manfaat gizi secara umum, menghindari alkohol dapat membantu menghindari kemungkinan impotensi dan ejakulasi dini.
  3. Cari tahu dan hindari makanan yang menyebabkan alergi.
  4. Minum setidaknya 48 ons air putih setiap hari.
  5. Jika memungkinkan, cobalah untuk mengonsumsi makanan organik. Beberapa penelitian menganjurkan suatu hubungan antara pupuk kimia dan pestisida dengan infertilitas baik laki-laki dan perempuan.

Seperti yang Anda lihat, banyak dari perubahan pola makan ini tidak hanya berguna dalam meningkatkan jumlah sperma, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan anda sehari-hari terutama karena vitamin tersebut kaya akan antioksidan yang dapat membantu melindungi daya tahan sel-sel tubuh anda dari serangan penyakit dan pengaruh buruk lingkungan.

Baca juga: Bagaimana meningkatkan jumlah sperma.


Support Obat Cepat Hamil